Senin, 25 Januari 2016

Teks Eksemplum



Tugas Berbasis Proyek
Menyusun Teks Eksemplum

Kelompok        : Biografi

Peristiwa         :                                                           Peristiwa yang dipilih  : “Sanksi Polisi”
1.    Ketahuan Membawa HP
2.    Jatuh di panggung
3.    Menabrak Pagar
4.    Sanksi Polisi

No.
Data
Pengolahan Data
Struktur Teks
1.
Siang itu, Anto, Siswa, Pulang, Sekolah.
Siang itu seorang siswa sekolah menengah yang bernama Anto hendak pulang sekolah.
Orientasi
2.
Mengendarai, sepeda motor , sendiri, Anto.
Anto pulang sekolah dengan mengendarai sepeda motor sendiri.
3.
Jarak, 8 km, rumah, sekolah.
Jarak rumah Anto dari sekolah sekitar 8km.
1.
Anto, tidak, langsung, pulang, main, teman.
Anto tidak langsung pulang ke rumah tetapi ia malah bermain dengan temannya.
Insiden
2.
Mereka, di jalan, Polisi, berhenti.
Di jalan mereka bertemu dengan polisi lalu distop dan dibawa ke pos polisi.
3.
Mereka, sanksi, memilih, sidang, membayar, denda
Mereka diberi sanksi dengan pilihan sidang atau membayar denda.
1.
Anto, jera, takut, dimarahi, orang tua.
Anto sudah jera dan takut di marahi orang tuanya.
Interpretasi
2.
Ia, sadar, tidak patuh, masalah.
Ia sadar bahwa tidak patuh terhadap aturan akan berakibat membawa masalah.



Sanksi Polisi
            Anto adalah seorang anak sekolah menengah di sebuah kota. Siang itu cuaca di daerah Anto sangat cerah dan jam pulang sekolah pun sudah tiba. Ia akan pulang dengan mengedarai sepeda motor sendiri. Jarak antara sekolah dan rumah Anto lumayan jauh, yaitu sekitar 8 km.
            Anto tidak langsung pulang ke rumah tetapi ia malah pergi bermain dengan temannya. Mereka asyik mengendarai sepeda motor berkeliling-keliling. Mereka tidak menngunakan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, SIM, dan STNK. Tanpa diduga di jalan mereka bertemu dengan polisi yang sedang malaksanakan razia. Anto dan Andi pun dibawa ke pos polisi untuk dimintai keterangan.
Sesampainya di pos polisi mereka kabingungan mau melakukan apa. Polisi kemudian mengajukan pertanyaan dan Andi pun menjawab dengan takut. Setelah itu Anto dan Andi akan diberi sanksi. Mereka diberi pillihan sanksi, sidang di pengadilan atau membayar denda lewat bank. Dengan memikirkan efeknya Anto akhirnya memilih untuk membayar denda lewat bank saja. Karena ia tidak bisa mengikuti sidang dan malu terhadap teman-temannya.
Setelah selesai urusan di kantor polisi Anto segera pulang ke rumah untuk memberitahukan kepada orang tuanya atas kejadian yang ia alami. Orang tuanya memarahi Anto karena ia melanggar aturan pulang sekolah dan aturan berlalu lintas. Anto hanya tertunduk sedih dan malu. Kemudian ia merenungi apa yang telah ia lakukan hari ini yang menyusahkan dia dan orangtuanya.
Anto sudah jera dan tidak akan mengulangi perbuatannya itu. Ia sadar bahwa tidak patuh terhadap aturan akan membawa masalah yang berkelanjutan. Sebagai pelajar kita memang seharusnya berlum boleh menggunakan sepeda motor sendiri apalagi belum mempunyai SIM. Perlengkapan pengendara juga sangat penting untuk menjaga keselamatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar