Tugas Berbasis Proyek
Menyusun Teks Eksemplum
Kelompok :
Biografi
Peristiwa : Peristiwa
yang dipilih : “Sanksi Polisi”
1.
Ketahuan Membawa HP
2.
Jatuh di panggung
3.
Menabrak Pagar
4.
Sanksi Polisi
|
No.
|
Data
|
Pengolahan
Data
|
Struktur
Teks
|
|
1.
|
Siang itu, Anto, Siswa, Pulang,
Sekolah.
|
Siang itu seorang siswa sekolah
menengah yang bernama Anto hendak pulang sekolah.
|
Orientasi
|
|
2.
|
Mengendarai, sepeda motor ,
sendiri, Anto.
|
Anto pulang sekolah dengan
mengendarai sepeda motor sendiri.
|
|
|
3.
|
Jarak, 8 km, rumah, sekolah.
|
Jarak rumah Anto dari sekolah
sekitar 8km.
|
|
|
1.
|
Anto, tidak, langsung, pulang,
main, teman.
|
Anto tidak langsung pulang ke
rumah tetapi ia malah bermain dengan temannya.
|
Insiden
|
|
2.
|
Mereka, di jalan, Polisi,
berhenti.
|
Di jalan mereka bertemu dengan
polisi lalu distop dan dibawa ke pos polisi.
|
|
|
3.
|
Mereka, sanksi, memilih,
sidang, membayar, denda
|
Mereka diberi sanksi dengan
pilihan sidang atau membayar denda.
|
|
|
1.
|
Anto, jera, takut, dimarahi,
orang tua.
|
Anto sudah jera dan takut di
marahi orang tuanya.
|
Interpretasi
|
|
2.
|
Ia, sadar, tidak patuh,
masalah.
|
Ia sadar bahwa tidak patuh
terhadap aturan akan berakibat membawa masalah.
|
Sanksi Polisi
Anto adalah seorang
anak sekolah menengah di sebuah kota. Siang itu cuaca di daerah Anto sangat
cerah dan jam pulang sekolah pun sudah tiba. Ia akan pulang dengan mengedarai
sepeda motor sendiri. Jarak antara sekolah dan rumah Anto lumayan jauh, yaitu
sekitar 8 km.
Anto tidak langsung pulang ke rumah
tetapi ia malah pergi bermain dengan temannya. Mereka asyik mengendarai sepeda
motor berkeliling-keliling. Mereka tidak menngunakan perlengkapan berkendara
seperti helm, jaket, SIM, dan STNK. Tanpa diduga di jalan mereka bertemu dengan
polisi yang sedang malaksanakan razia. Anto dan Andi pun dibawa ke pos polisi
untuk dimintai keterangan.
Sesampainya
di pos polisi mereka kabingungan mau melakukan apa. Polisi kemudian mengajukan
pertanyaan dan Andi pun menjawab dengan takut. Setelah itu Anto dan Andi akan
diberi sanksi. Mereka diberi pillihan sanksi, sidang di pengadilan atau
membayar denda lewat bank. Dengan memikirkan efeknya Anto akhirnya memilih
untuk membayar denda lewat bank saja. Karena ia tidak bisa mengikuti sidang dan
malu terhadap teman-temannya.
Setelah
selesai urusan di kantor polisi Anto segera pulang ke rumah untuk
memberitahukan kepada orang tuanya atas kejadian yang ia alami. Orang tuanya
memarahi Anto karena ia melanggar aturan pulang sekolah dan aturan berlalu
lintas. Anto hanya tertunduk sedih dan malu. Kemudian ia merenungi apa yang
telah ia lakukan hari ini yang menyusahkan dia dan orangtuanya.
Anto
sudah jera dan tidak akan mengulangi perbuatannya itu. Ia sadar bahwa tidak
patuh terhadap aturan akan membawa masalah yang berkelanjutan. Sebagai pelajar
kita memang seharusnya berlum boleh menggunakan sepeda motor sendiri apalagi
belum mempunyai SIM. Perlengkapan pengendara juga sangat penting untuk menjaga
keselamatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar