Perkembangan Seni dan Budaya Pada Masa Bani Umayyah
Bidang seni dan budaya pada masa
itu juga mengalami perkembangan yang maju. Karena ajaran Islam lahir untuk
menghapuskan perbuatan syirik yang menyembah berhala, maka seni patung dan seni
lukis binatang maupun lukis manusia tidak berkembang. Akan tetapi, seni
kaligrafi, seni sastra, seni suara, seni bangunan, dan seni ukir berkembang
cukup baik. Di masa ini sudah banyak bangunan bergaya kombinasi, seperti
kombinasi Romawi-Arab maupun Persia-Arab. Apalagi, bangsa Romawi dan Persia
sudah memiliki tradisi berkesenian yang tinggi. Khususnya dalam bidang seni
lukis, seni patung maupun seni arsitektur bangunan. Contoh dari perkembangan
seni bangunan ini, antara lain adalah berdirinya Masjid Damaskus yang
dindingnya penuh dengan ukiran halus dan dihiasi dengan aneka warna-warni
batu-batuan yang sangat indah. Perlu diketahui bahwa untuk membangun Masjid
ini, Khalifah Walid mendatangkan 12.000 orang ahli bangunan dari Romawi. Tetapi
di antara kemajuan-kemajuan yang terjadi pada masa Daulah Bani Umayyah
tersebut, prestasi yang paling penting dan berpengaruh hingga zaman sekarang
adalah luasnya wilayah Islam. Dengan wilayah yang sedemikian luas itu ajaran
Islam menjadi cepat dikenal oleh bangsa-bangsa lain, tidak saja bangsa Arab.
Kemajuan
Sistem Militer
Salah satu kemajuan yang paling menonjol pada masa pemerintahan dinasti
Bani Umayyah adalah kemajuan dalam system militer. Selama peperangan melawan
kakuatan musuh, pasukan arab banyak mengambil pelajaran dari cara-cara teknik
bertempur kemudian mereka memadukannya dengan system dan teknik pertahanan yang
selama itu mereka miliki, dengan perpaduan system pertahanan ini akhirnya
kekuatan pertahanan dan militer Dinasti Bani Umayyah mengalami perkembangan dan
kemajuan yang sangat baik dengan kemajuan-kemajuan dalam system ini akhirnya
para penguasa dinasti Bani Umayyah mampu melebarkan sayap kekuasaannya hingga
ke Eropa.
Secara garis besar formasi
kekuatan tentara Bani Umayyah terdiri dari pasukan berkuda, pasukan pejalan
kaki dan angkatan laut.
Sistem
Ekonomi
Bidang-bidang
ekonomi yang terdapat pada jaman Bani Umayyah terbukti berjaya membawa kemajuan
kepada rakyatnya yaitu:
- Dalam bidang pertanian Umayyah telah memberi tumpuan
terhadap pembangunan sector pertanian, beliau telah memperkenalkan system
pengairan bagi tujuan meningkatkan hasil pertanian.
- Dalam bidang industri pembuatan khususnya kraftangan
telah menjadi nadi pertumbuhan ekonomi bagi Umayyah.
Sistem
Peradilan Dan Pengembangan Peradaban
Meskipun sering kali terjadi pergolakan dan pergumulan politik pada masa
pemerintahan Daulah Bani Umayyah, namun terdapat juga usaha positif yang
dilakukan daulah ini untuk kesejahteraan rakyatnya.
Diantara usaha positif yang dilakukan oleh para khilafah daulah Bani
Umayyah dalam mensejahterakan rakyatnya ialah dengan memperbaiki seluruh system
pemerintahan dan menata administrasi, antara lain organisasi keuangan.
Organisasi ini bertugas mengurusi masalah keuangan negara yang dipergunakan
untuk:
- Gaji pegawai
dan tentara serta gaya tata usaha Negara.
- Pembangunan pertanian, termasuk irigasi.
- Biaya orang-orang hukuman dan tawanan perang
- Perlengkapan perang
Disamping usaha tersebut daulah Bani Umayyah memberikan hak dan
perlindungan kepada warga negara yang berada dibawah pengawasan dan
kekuasaannya. Masyarakat mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan hukum dan
kesewenangan. Oleh karena itu, Daulah ini membentuk lembaga kehakiman. Lembaga
kehakiman ini dikepalai oleh seorang ketua Hakim (Qathil Qudhah). Seorang hakim
(Qadli) memutuskan perkara dengan ijtihadnya. Para hakim menggali hukum
berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah Nabi. Disamping itu kehakiman ini belum
terpengaruh atau dipengaruhi politik, sehingga para hakim dengan kekuasaan
penuh berhak memutuskan suatu perkara tanpa mendapat tekanan atau pengaruh suatu
golongan politik tertentu.